Cobalah untuk Lebih Open Relationship

Cobalah untuk Lebih Open Relationship – Setiap hubungan sudah pasti akan memiliki banyak sekali hal yang harus bisa dengan mudah di jalani dan juga akan banyak berdampak bagi hubungan kedepannya.

Bagi kamu yang hanya mengetahui jenis hubungan hanya sebatas pacaran dan menikah saja, maka artikel ini mungkin bisa membuka pemikiranmu. Ternyata, di luar hubungan yang pada umumnya diketahui, ada juga jenis hubungan tertentu yang mungkin sedikit membingungkan untukmu.

Jenis hubungan tersebut adalah open relationship, di mana kamu dan pasangan sama-sama sepakat, selain kalian berdua, dalam hubungan ini kamu boleh kencan dengan orang lain juga. Nah, untuk lebih mengetahui hubungan ini, yuk simak 5 hal yang berkaitan dengan open relationship.

Cobalah untuk Lebih Open Relationship

1. Tidak sama dengan selingkuh 
Banyak yang beranggapan open relationship itu sebagai bentuk dari perselingkuhan. Tapi, untuk mengetahui ini selingkuh atau tidak butuh dilihat dari situasi dan kondisinya. Pasalnya, sedari awal kalian telah sepakat untuk membina hubungan yang terbuka.

Di beberapa pasangan, mereka menambahkan aturan bahwa wajib untuk mengenalkan orang ketiga. Nah, pada kasus tersebut, pasangan bisa merasa diselingkuhi kalau kamu tidak mengenalkan gebetan barumu. Tapi, karena memang hubungan ini terbuka, agak sulit mengatakan itu adalah perselingkuhan.

2. Hanya bisa dilakukan oleh orang yang memang memiliki tujuan hidup tertentu 
Bagi kamu yang hanya menjalani open relationship karena alasan pasangan yang meminta atau karena ingin coba-coba, sebaiknya pikirkan kembali hal ini. Pasalnya open relationship itu membutuhkan komitmen serta tujuan yang jelas. Karena sejatinya hanya orang yang punya tujuan hidup tertentu yang bisa menjalaninya.

Misalnya pasangan dan dirimu memang tidak ingin berkomitmen dalam hidup. Otomatis, pernikahan pun jauh dari list hidup kalian. Nah, barulah hubungan semacam ini bisa berjalan lancar. Tapi, jika salah satu masih ingin suatu hari nanti hubungan jadi komitmen, maka akan sangat sulit untuk terealisasi.

3. Bukan berarti orang yang melakukan tidak memiliki cinta di hatinya 
Jangan beranggapan bahwa karena orang yang melakukan open relationship bisa menjalin relasi dengan siapa pun, otomatis mereka tidak mencintai pasangan awalnya. Karena cinta dan kesetiaan itu adalah dua hal yang berbeda. Cinta tak selalu harus dicurahkan setiap waktu.

Apalagi cinta itu salah sebuah emosi yang mana bisa naik dan turun. Tapi, ketika kadarnya sedang turun, bukan berarti cinta itu tak ada, bukan? Sedangkan kesetiaan tak harus bicara masalah kembali ke pasangan awal. Walau mau kenalan sama beberapa orang, tetap pasangan open relationship akan kembali satu sama lain. Itulah gambaran kesetiaan dalam hubungan ini.

 

4. Tidak melulu berbicara tentang hubungan seks ketika 
Selanjutnya, berhubungan dengan orang ketiga juga tidak bicara masalah berhubungan seks saja. Menjalin relasi selayaknya gebetan atau pacar juga sah-sah saja dilakukan. Jadi tak melulu harus berhubungan secara seks saat menjalin relasi dengan orang lain. Lagi-lagi, selama kamu nyaman dengan orang tersebut, maka hubungan pun bisa terjalin.

Masalah boleh atau tidaknya berhubungan seks selain dengan pasangan awal tentu harus dibicarakan kembali. Karena jenis hubungan ini bersifat rawan, maka segala hal harus dibicarakan terlebih dahulu sebelum dilakukan, supaya tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari.

5. Dalam beberapa kasus, hubungan bisa berubah menjadi 3 orang kekasih
Mungkin saja kamu atau pasangan akhirnya mengenalkan gebetan kalian. Setelah ngobrol dan berjalan sekian waktu, kalian bertiga merasa kecocokan satu sama lain. Alhasil, hubungan pun jadi berubah menjadi 3 orang. Lagi-lagi, semua harus berdasarkan kesepakatan.